4 Tips Menjaga Kesehatan Untuk Meningkatkan Produktivitas


Dalam menjalani rutinitas pekerjaan, tentunya diperlukan kondisi tubuh yang sehat. Karena tubuh yang sehat akan berkaitan dengan tingkat produktivitas diri. Boleh saja Anda bertekad untuk bekerja keras, namun bukan berarti melupakan dan tidak memperhatikan kondisi kesehatan. Jika Anda mengabaikannya, bukan tidak mungkin Anda akan mudah terkena penyakit yang pada akhirnya bisa menghambat kinerja dan produktivitas diri dalam bidang pekerjaan yang Anda tekuni.

Jika Anda sakit tentu akan sedikit banyaknya memakan biaya. Dan barulah Anda sadar bahwa yang namanya kesehatan itu teramat mahal harganya. Selain itu saat Anda sakit sebenarnya ada Hiden Cost yang harus Anda tanggung. Apa itu Hidden Cost? Secara bahasa bisa diartikan biaya yang tersembunyi. Tapi mungkin pengertian yang lebih tepat adalah biaya yang secara tidak langsung Anda korbankan, yakni lebih berkaitan dengan waktu yang tidak terpakai untuk bekerja.

produktivitas, pekerjaan, kesehatan, meningkatkan produktivitas

Artinya jika dengan kondisi sehat Anda bisa bekerja dan bisa produktif menghasilkan sesuatu, tapi saat mengalami sakit tentunya waktu Anda tidak bisa Anda gunakan untuk memproduktifkan diri, sehingga tidak bisa menghasilkan sesuatu. Walau mungkin secara hakikat, yang namanya sakit tersebut merupakan pemberian dari Sang Pencipta yang tidak boleh kita keluhi.

Maka dari itu, penting sekali bagi kita untuk memelihara kondisi badan supaya tetap fit. Sebuah pepatah mainstream latin mengatakan “Mens sana in corpora sano” yang artinya di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat. Maksudnya jika tubuh kita sehat maka jiwa kita juga akan sehat atau kuat. Begitupun sebaliknya, jika jiwanya sehat, tubuhpun akan ikut sehat. Tubuh dan jiwa yang sehat juga merupakan salah satu pondasi utama untuk meningkatkan produktivitas diri. Dan pada akhirnya jika produktivitas meningkat, maka Anda pun bisa lebih leluasa dalam mengerahkan kemampuan dan kreativitas dalam rangka mencari rezeki dengan lebih giat lagi.

Baik, sekarang kita akan coba bahas tentang faktor pendukung dan kiat ampuh dalam upaya menjaga kondisi kesehatan tetap fit demi mempertahankan dan meningkatkan produktivitas. Setidaknya untuk mewujudkan hal tersebut, dipengaruhi oleh 4 pilar utama yang jika disingkat bisa disebut dengan 4G (bukan jaringan internet lho ya). Mari kita bahas satu persatu.

1. Good Food / Asupan Makan yang Baik dan sehat

buah, sayur, vitamin, makanan sehat, produktif, produktivitas, kesehatan
webmd.com
 Makanan yang baik dan sehat akan mampu mendukung daya pikir dan tentunya berujung pada peningkatan produktivitas. Contoh dari makanan yang baik dan sehat tersebut yang paling sederhana adalah sayur mayur dan buah-buahan serta makanan berprotein seperti daging dan ikan dalam kadar yang tidak berlebihan. Apa yang Anda makan mempengaruhi kesehatan dan jiwa Anda. Kebalikannya adalah makanan yang buruk / kurang baik, semisal sering makan Junk food atau makanan yang banyak mengandung minyak / goreng-gorengan.

Sebuah studi di Inggris menunjukkan bahwa orang yang sering memakan junk food, setelah diteliti terbukti metabolisme otakn mereka menjadi terganggu, mudah lemas. Dan saat disodori dengan tugas-tugas yang menuntut kreativitas, orang-orang tersebut menjadi tidak kreatif. Kalah jauh dengan mereka (para responden) yang saat dilakukan test disuruh makan makanan sehat seperti buah-buahan dan sayur mayur. Metabolisme otaknya terlihat berjalan optimal dan daya kreativitas lebih meningkat.

Jadi penting sekali untuk selalu menjaga asupan makanan. Bagi Anda yang bekerja dan ngantor setiap hari, ada baiknya untuk membawa bekal dari rumah, selain lebih hemat juga lebih sehat. Di Jakarta banyak orang sekarang ketika usia muda sudah kena stroke. Salah satu penyebabnya adalah karena makannya sembarangan dan juga seringkali stress karena sering terjebak macet dan beban pekerjaan, ditambah jarang olah raga, sehingga sering sakit dan kondisi kesehatan yang gampang tumbang.

2. Good Rest / Istirahat yang cukup

tidur pulas, nyenyak, sehat, bugar, produktif, produktivitas
wolipop.detik.com
 Selanjutnya yang merupakan pilar kunci dalam menjaga kesehatan demi meningkatkan produktivitas dan kreativitas adalah Good Rest atau Istirahat yang cukup, terutama tidur. Tidur yang cukup dan nyenyak. Tentunya hal tersebut tidak boleh dianggap remeh. Banyak masyarakat kita yang menganggap remeh tidur cukup dan nyenyak di malam hari, mereka sering begadang dan waktu tidurnya serampangan.

Berbagai riset menunjukkan bahwa tidur yang kurang dan tidak nyenyak, baik karena disengaja atau karena insomnia - itu secara signifikan bisa membuat daya intelegensi seseorang menjadi terganggu. Efek lanjutannya bisa bisa sampai membuat IQ menurun beberapa poin dan daya pikir menjadi kian tumpul.

Berapa jam tidur yang baik itu? Simpel, mungkin Anda juga sudah mengetahuinya, yakni 7 sampai 8 jam tidur malam. Tidur tidak terlalu malam, bangunnya juga tidak siang. Rekomendasi paling pas, yakni tidur jam 9 lalu bangun jam 3 atau jam 4. Bagi yang muslim, waktu bangun tersebut juga bisa digunakan untuk shalat malam, lebih mendekatkan diri pada sang pencipta. Lebih produktif dalam hal rohani. Hal itu tentu lebih baik dari pada tidur larut malam, missal jam 12 lalu bangun jam 6. Shalat shubuh aja sudah kelewat.

Bagaimana caranya supaya bisa tidur nyenyak dan cukup?
Selain dipengaruhi oleh faktor nomor 1 di atas yaitu, asupan makanan yang baik, juga ini berkaitan erat dengan point nomor 3 yang nanti akan di bahas, yaitu kebiasaan berolahraga. Jika Anda rajin melakukan olahraga pada siang hari, secara langsung itu akan membuat Anda merasakan tidur yang nyenyak pada malam harinya. Sebaliknya Kalau Anda jarang olah raga, tidurnya akan lebih susah susah dan kurang berkualitas. Bahkan mungkin seringkali begadang, tidur hanya 3 atau 4 jam. Perilaku tersebut jika dilakukan terus menerus dalam jangka waktu lama, bisa semakin membuat Anda lebih ceroboh dan sulit membangun konsenterasi.

3. Good Exercise / Bergerak/Olahraga (latihan fisik ringan)

olahraga ringan, exercise, latihan, produktivitas, kesehatan
obatjantung.muarafarma.com

Berikutnya adalah membangun kebiasaan bergerak, baik berolah raga / latihan fisik ringan secara teratur setiap harinya. Memperbanyak gerakan dan latihan fisik secara teratur adalah salah satu kunci pendukung tercapainya produktivitas. Jadi jangan terlalu sering berlama-lama duduk di belakang meja dan komputer.

Latihan yang dilakukan juga tidak usah yang berat-berat, seperti Gym, tinju, dll, kecuali kalau kita memang seorang Atlet. Cukup dengan merutinkan berjalan kaki atau jogging ringan di ruangan terbuka 10 menit setiap hari, selesai shalat shubuh misalkan. Atau misalnya lakukan Pushup 1 kali saja setiap pagi, hanya 1 kali. Mungkin kelihatannya sangat kecil dan tidak akan berdampak. Padahal justru di situlah ada kekuatan yang bernama The Power of Small Things. Hal yang kecil tersebut, misal Push Up 1 kali saja setiap hari, karena dirasa sangat gampang, maka kita dapat dengan mudah dan senang hati melakukannya, “cuma 1 kali push up ini, masa’ gak bisa”.

Pada prakteknya, mungkin Anda bisa lakukan lebih dari satu kali push up. Bisa 5 atau 10 mungkin, tidak masalah, justru bagus. Dan jika kebiasaan kecil tersebut dilakukan secara rutin, maka dalam jangka waktu lama akan membentuk sebuah peningkatan kualitas kesehatan. Andapun akan merasakan sesuatu bernama Sense of Progress, yaitu sebuah perasaan di mana kita merasakan adanya peningkatan kulitas diri yang bisa membuat perasaan bahagia.

Jadi jangan pernah lupakan olah raga. Orang-orang yang rajin berolahraga apalagi dilakukan di ruang terbuka dipercaya akan lebih bahagia, lebih tahan menghadapi stress dan responsif serta kreatif dalam memecahkan sebuah masalah. Ketajaman otak pun juga kian terasah.

Jadi silakan temukan peluang di mana Anda bisa bergerak, kalau misalkan Anda orang yang sibuk dan tidak punya cukup waktu untuk berolahraga. Jangan duduk terus di belakang meja. Itu sangat tidak baik bagi otak Anda. Jika kita mau produktif, kita harus memiliki badan dan jiwa yang sehat. Dan hal itu bisa dibangun selain tadi dengan makan yang baik, istirahat yang cukup dan rajin bergerak. Sekali lagi, “mens sana in corpore sano”

4. Good Mind / Pikiran yang Baik

positive thinking, berpikir positif, bahagia, good mind
youthareawesome.com
 Faktor terakhir yang turut menetukan kesehatan dan produktivitas Anda adalah Good Mind atau pikiran yang baik. Mungkin sudah sering kita dengar sebuah ungkapan yang menyebutkan bahwa kondisi kita sekarang adalah hasil dari apa yang kita pikirkan. Betapa dahsyatnya kekuatan pikiran sehingga juga bisa berpengaruh pada kualitas kesehatan tubuh.

Pikran yang baik akan membuat tubuh menjadi baik pula. Maka dari itu usahakan untuk senantiasa memberikan asupan informasi yang bermanfaat dan positif, sehingga pikiran akan terjaga dan berdampak baik pada kesehatan tubuh.

Sebaiknya kalau misalkan setiap hari pikiran Anda dipenuhi oleh beragam informasi yang kurang bermanfaat, seperti berita di televisi atau media sosial, tanpa Anda sadari daya tahan tubuh akan turun. Jadi sebisa mungkin mulai kurangilah nonton berita di TV atau media sosial. Terlebih sekarang ini berita-berita di yang ada kebanyakan bikin emosi dan menguras pikiran. Tak jarang juga dibumbui dengan ujaran-ujaran kebencian yang sangat tidak baik.

Berita-berita tidak baik semisal berita korupsi, pers3lingkuhan artis, pemb0enuhan, pemerk#saan dan lain sebagainya itu sangat berbahaya terhadap mindset Anda, terlebih jika dikonsumsi secara rutin setiap hari. Satu-satunya hal bagus yang didapat mungkin Anda akan lebih banyak tahu berita-berita terkini, istilahnya up to date. Namun selebihnya, justru pikiran Anda akan semakin terkontaminasi oleh virus-virus negatif yang sama sekali tidak ada gunanya, bahkan lebih banyak mudharatnya. Tidak jarang kelanjutannya dapat berakibat stress dan sakit walau tidak secara langsung.

Jika pikiran senantiasa positif, maka perasaanpun akan ikut positif dan lebih optimis dalam menjalani hidup. Usahakan untuk selalu menjaga asupan informasinya agar hanya informasi positif dan inspiringlah yang diserap oleh pikiran Anda.

Adapun tips sederhana yang bisa kita terapkan untuk senantiasa berpikir dan berprasangka positif, antara lain:
  • Selalu bersyukur kepada Allah SWT. Alih-alih mengeluhkan apa yang tidak kita punyai, akan lebih baik jika kita mensyukuri sekecil apapun hal yang telah diberikan. Bisa bernafas, bisa melihat, bisa berjalan, bisa mendengar dan lain-laina adalah anugerah yang tak ternilai harganya yang seringkali kita lupakan dan kufuri keberadaannya. Jadi perbanyaklah bersyukur. Dan memang kenyataannya akan banyak sekali hal yang patut kita syukuri dalam hidup ini. Berbagai riset juga menunjukkan bahwa orang yang selalu bersyukur itu lebih sehat dan bahagia ketimbang yang tidak.
  • Selalu positive thinking, bahkan dalam keadaan tidak baik sekalipun. Usahakan untuk melihat sisi baik dari setiap kejadian, sekalipun kejadian tersebut tidak kita inginkan.
  • Sebisa mungkin hindari berita tidak positif yang dipenuhi dengan kebencian. Kurangi nonton tv. Anda juga bisa Unfollow atau Unfriend akun-akun di Media Sosial yang kerap kali menyebar berita tidak mengenakkan dan isinya tidak positif. Karena hanya akan membuat pikiran kita terkuras, waktu pun terbuang sia-sia dan produktivitas tidak kunjung meningkat..
Dengan menerapkan tiga tips sederhana di atas, niscaya akan membuat pikiran semakin sehat dan produktif setiap harinya. Just do it.

***

Nah itulah penjelasan tentang 4 faktor kunci dalam menunjang kesehatan dan produktivitas diri. Intinya mulailah terapkan dari sekarang dengan langkah-langkah kecil (Baby Steps) sehingga akan terasa mudah dan tidak menjadikannya beban, melainkan kebutuhan yang harus dipenuhi. Mulai perubahan dari hal-hal kecil dan dilakukan secara konsisten. InsyaAllah hidup kita akan lebih bahagia dan cemerlang. Aamiin.


Berlangganan dan Dapatkan 5 Ebook Dahsyat tentang Motivasi, Personal Developement dan Financial Freedom - Gratis


0 Response to "4 Tips Menjaga Kesehatan Untuk Meningkatkan Produktivitas"

Post a Comment

Terima kasih telah berkunjung. Silakan berkomentar dengan bijak terkait artikel yang Anda baca di atas.
Mohon maaf, Spammy Comments dan/atau mengandung Active Link tidak akan ditampilkan.